BELAJARLAH DIAM ! JAGA LISAN MU, JANGAN SAKITI HATI SAUDARA MU - Ustadz Syafiq Riza Basalamah
Omongan itu melalui 7 kunci:
Jika ia keluar dari mulutmu ...maka ianya di tulis.
Malaikat akan mencatat...terus bagaimana kita belajar diam sebagaimana belajar berbicara.
Sabda Nabi yg menegaskan ..Pentingnya diam
1)Teruskan keimanan mu kerana keimanan ini menjadi penggerak , menjadi moto untuk diam.
2)Ngomong...Ini omongan ku kira2 di catat di kebaikan dan keburukan...kiranya apa kah catatan itu...Baikkah atau buruk kah?
3) Menggunakan lisanmu untuk berzikir..: Engkau jangan banyak bicara.melainkan dengan berzikir kepada Allah. Orang yang banyak ngomong adalah orang yang jauh dpd Allah. Kata Nabi ...Dunia ini terkutuk...Dunia ini terlaknat.dan semua di dalamnya ikut terlaknat kecuali mengingat Allah. Dan ketaatan2 lain...yang belajar perlu belajar dan kemudian ketika kamu hendak kumpul bersama teman2mu , engkau perlu mempersiapkan bahan untuk di ngobrol..
Bila kawan2 mengundang untuk ngobrol...tanya , mahu ngobrol apa dan jika tiada apa yang hendak di ngobroli.."Tak ada apa, ngobrol aja" Maka lebih baik kita menghindar. tapi jika sesuatu yang hendak diomongkan berguna ...silakan Jemaah.
Kenudian bila kita duduk ngobrol di sana...ternyata ngobrolan yang dimurkai oleh Allah Azzawajalla...Apa sikap kita? "Diam?"
Disini Engkau wajib berbicara, Rasullullah bersabda: Sesiapa melihat kemungkaran hendaklah dia merubah dengan tangannya....Tidak mampu maka dengan lisannya...Ini saatnya Engkau berbicara. tatkala melihat kermungkaran terjadi...megghibahi saudaranya...buruk sangka sama saudaranya...menuduh saudaranya melakukan perbuatan dosa...Apa yang harus dia lakukan...Di rungkap dengan lisannya. Kasi tahu..."Ketika ada manafaatnya bicara engkau bicara dan ketika tak ada engkau diam". Ketika engkau tak mampu menergur debgan lisanmu maka engkau membenci dgn hatimu...konsikuensinya kau harus tinggalkan tempat itu.
Allah tidak RIDHO dengan kemungkaran yang terjadi dan Engkau diamkan.
Kemuidian wahai hamba2 Allah yang taat...ketika selesai ngobrol sama sahabat2 kita " JANGAN LUPA UNTUK MEMBACA DOA KAFARATUL MAJLIS"
Mungkin di situ ada omongan tidak berguna...omongan yng tidk harus di ucapkan..."DOA KAFARATUL MAJLIS ITU BUKAN UNTUK SELESAI KAJIAN...BUKAN.... TAPI UNTUK SELESAI NGOMONG"
Kita ingatkan: " Eh jangan lupa membaca doa kafaratul majlis" ..dengan lisan dengan hatinya...Dia memohon kepada Allah
"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"
Dia memuji Allah dan memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada Allah.
Maka di sini dalam rangka kita belajar untuk "Diam" Engkau perlu memohon kepada Allah agar memberi petunjuk...kerana banyak diantara kita yang menganggap biasa aja...
Saya yang banyak berdosa saya rasakan kerana ada sahaja saya tulis...meskipon tentang kenangan2 saya...ianya satu dosa saya dapat rasakan. Apabila sahabat dan kawan2 bacapon ia sudah menjadi dosa kepada saya. Dan dengan sedarnya saya pada ceramah "DIAM" ini saya berhasrat untuk berhenti menulis sebarang yang lagho. InsyaaAllah.
Nasihat "Diam" Encik, sahabat saya kepada saya itu sangat2 berharga... Ianya adalah untuk saya buat "Bekal Akhirat" Terima kasih. Banyak2.
InsyaaAllah "Diam" Ustaz Hannan Attaqi sapa peluk dengan rapi dan begitu juga ceramah Ustaz Reza Basallamah ini. Moga Encik dapat doakan sahabatmu ini menjadi sebagai sahabat yang berjalan menuju Allah. Dah tak berapa lama lagi dah saya ini. Terima kasih dari saya buat Encik dan Maaf atas apa yang berlaku. Saya akan manfaat Ramadhan saya dengan baik. Moga mendapat perlindungan Allah.
"Subha nakallah humma wabiham dika..ash hadu ala illa ha illa anta..astagh firuka waatu bu illaik"
Wallahhuaqlam.
No comments:
Post a Comment